Tuesday, 28 May 2013

Sungguh diriku tidak ampuh dari menahan fitnah duniawi,
Benar aku juga pernah hanyut dihentam gelombang nafsu yang mencengkam hati,
Terkadang daku leka mengejar kemewahan dunia yang akhirnya menggari diri,
Amarah jua pernah menjadi peneman setia  jiwa tanpa disedari

Tapi tak selamanya aku ingin terus tersesat,
Tak selamanya ingin ku relakan diri terjerat,
Ingin aku hindari  bisikan azazil yang tak lekang walau sesaat,
Bukan jalan kelam yang ingin ku genggam erat

Selagi nafas masih di jasad selagi itu pintu taubat masih terbuka,
Diri ini juga sering terpalit dengan dosa,
Tapi bila sedar akan pedihnya azab di neraka,
Lantas kaki melangkah mencari redha-Nya

Hadirnya dirimu sahabat memberi sinar baru,
Menuntun aku melalui kata dan semangat baru,
Menyedarkan aku akan DIA yang menciptakan diriku,
Mengingatkan aku tentang siapa aku. :)

No comments:

Post a Comment