Sejauh mana ikhlasnya hati,
Di saat bibir mengulas senyum,
Di kala lidah berkata janji,
Tika mulut mengata benar.
Sejauh mana ikhlasnya hati,
Tatkala mata menyaksikan kebenaran,
Pabila telinga mendengar pengakuan,
Apabila bukti erat dalam genggaman.
Sejauh mana ikhlasnya hati,
Tika kau memilih kepalsuan,
Kala kau padam segala janji,
Saat kau berpaling dari kebenaran.
Kini duniamu tenggelam,
Dibanjiri kepalsuan,
Lantas kau hanyut dalam kealpaan,
Sebuah dunia yang dicipta dengan pilihan.
Ku terdiam,
Berfikir akan sebuah kesudahan,
Namun akal manusiaku tak berdaya memikirkan,
Andai tangan dihulur kau tak pedulikan,
Yang tinggal untukku hanya mendoakan.